The Sunflower's Way of Loving


Ada rasa yang tak mudah kujelaskan. Perasaan itu hadir dalam setiap percakapan kita, dalam tawa yang membuat segalanya terasa ringan, juga dalam diam yang tetap hangat. Walau jarang kuucapkan, kau selalu tahu apa yang sebenarnya ada di hatiku. Bagiku, menyayangimu berarti juga merangkul masa lalumu. Aku menerima semua yang pernah menjadi bagian dari perjalananmu, bahkan jika sampai sekarang masih mencoba hadir kembali dalam hidupmu. Bagiku itu wajar, karena kau memang sosok yang lovable.. seseorang yang begitu pantas dicintai.


Aku tahu, meski pernah ditinggalkan, kau tetap membuka pintu, tanpa dendam, tanpa kebencian. Kau terlalu baik untuk menyimpan luka. Dan justru kebaikanmu itulah yang sering membuatku takut.. takut bila suatu hari ada seseorang yang lebih baik dariku, yang mampu memenangkan hatimu, lalu perlahan membuatku kehilangan tempat di sisimu.


There was a day when the weight of my flaws made you fall.. Hingga kini, aku masih bertanya-tanya, apakah setelah semua itu perasaanmu terhadapku masih sama? Apakah rasa itu masih ada ataukah hanya hatiku yang terlalu sibuk meyakinkan diri sendiri?


Aku tidak tahu di mana hatimu sekarang berada. Aku tidak tahu bagaimana cara untuk kembali memenangkannya. Yang aku tahu, aku benar-benar menyayangimu. Aku biarkan kamu berjalan dengan pilihanmu sendiri. Jalani apa yang kamu mau, lakukan apa yang membuatmu bahagia. Biarlah masa depan ini kita titipkan sepenuhnya di tangan-Nya; apakah tentang aku, tentang kamu, atau tentang kita.


Perhaps my truest act of love is to let you be free. Whatever paths you choose, I will cherish them as yours.. yet in my silent prayers, I still hope they may lead us back to each other.๐ŸŒป

Komentar